Pertama Kali Menginjakkan Kaki di Masjidil Haram

Masjidil Haram adalah tempat yang paling dituju dan diimpikan oleh semua muslim. Kiblat umat Islam yaitu Ka’bah pun adanya di Masjidil Haram.

Dalam perjalanan umroh ku kali ini alhamdulillah akhirnya impianku terwujud. Setelah 4 hari di Madinah, tibalah hari untuk memulai ibadah umroh. Ada rasa bahagia karena akan segera melaksanakan ibadah yang dituju, yaitu ibadah umroh dan sekaligus rasa sedih yang mendalam karena akan segera meninggalkan Madinah yang begitu mengesankan.

Kami diarahkan oleh ustad pembimbing untuk bersiap di hotel dengan mengenakan pakaian ihrom, yaitu 2 helai kain tanpa jahitan bagi pria dan pakaian yang menutup aurat tanpa penutup wajah bagi wanita.

Setelah semua siap, kami berangkat dengan bus menuju kota Mekah. Setelah menempuh perjalanan sekitar 30 menit kami berhenti di masjid Bir Ali untuk mengambil miqot. Miqot adalah permulaan dari rangkaian ibadah umroh.

Miqot umroh masjid Bir Ali
Miqot Umroh di masjid Bir Ali

Setelah selesai miqot, bermuhasabah dan menerima arahan dari pembimbing, kami melanjutkan perjalanan lagi dengan bus. Jarak Madinah-Mekah ditempuh selama kurang lebih 6 jam dengan 2 kali pemberhantian yaitu di masjid Bir Ali untuk miqot dan di Wadi Qudet untuk beristirahat sejenak. Sepanjang perjalanan di dalam bis kami mendapat siraman rohani dari ustadz dan juga senantiasa bertalbiah yang terasa sangat syahdu dan haru.

Setelah perjalanan 6 jam, kurang lebih pukul 8 malam kami mulai memasuki kota Mekah. Berdebar sekali rasanya hatiku karena tanah impian itu sudah ada di depan mata. Semarak lampu yang terang benderang sangat menyilaukan mata. Mekah berbeda sekali dengan Madinah.

Kami check in dulu ke hotel al-Shafwa, makan malam dan menunggu koper didistribusikan ke tiap kamar dan berwudhu. Karena kami sedang dalam keadaan ber-ihrom kami tidak diperkenankan mandi memakai sabun, shampo, dan wangi-wangian lainnya. Jadi hanya membasuh badan dengan air dan kemudian wudhu.

Jam 10.30 malam kami berkumpul di lobby hotel untuk bersama-sama menuju ke Masjidil Haram melaksanakan ibadah umroh.

Labbaik Allahumma Labbaik…. aku datang ya Allah aku datang…. rasa rindu, haru, dan bahagia membuncah di dada saat kami memasuki Masjidil Haram yang suci. Kami melaksanakan sholat sunat Tahiyyatulmasjid dilanjutkan dengan sholat Isya dan Maghrib di jama takhir.

Sulit diungkapkan dengan kalimat yang tepat bagaimana perasaanku saat pertama kali melihat Ka’bah dengan mata kepala sendiri. Ka’bah yang sudah ada sejak zaman Nabi Ibrahim as sekarang nyata di depan mata. Sangat mengharukan dan membahagiakan hingga tanpa teras air mata pun menetes jatuh.

Kami pun melaksanakan rangkaian ibadah umroh yaitu thawaf, sa’i dan diakhiri dengan tahalul atau menggunting rambut. Sangat melelahkan tapi juga memuaskan dan membahagiakan.

Rangkaian ibadah umroh selesai pukul 02.30 pagi.

umroh masjidil haram
Selesai melaksanakan umroh, di halaman Masjidil Haram
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s