Spa Alami di Puncak Darajat, Garut

Pada saat main ke Garut, saya dan keluarga menuju ke satu tempat yang selama ini sering saya dengar dari teman-teman yang berkunjung ke Garut, yaitu Puncak Darajat.

Puncak Darajat mirip dengan daerah Lembang dan Ciwidey di Bandung, merupakan daerah pegunungan yang sejuk dan banyak terdapat perkebunan teh dan sayuran. Hanya bedanya di Darajat terdapat sumber air panas alami di kawahnya.

Air panas itu selain terdapat di kawahnya juga dialirkan ke bawah melalui pipa-pipa besar ke area di bawahnya, sehingga di Darajat banyak tempat pemandian-pemandian air panas baik yang sederhana maupun yang lebih meriah seperti waterboom.

20160917_100432

Hampir di setiap villa maunpun penginapan yang disewakan terdapat kolam air hangat. Tapi jika tidak menginap pun kita tetap bisa masuk ke kolam / pemandian air panasnya dengan membayar tiket masuk.

Setelah menginap semalam, pagi-pagi kami sekeluarga berendam di kolam air panas di belakang villa. Rasanya enak sekaliiii… di tengah udara yang sangat dingin dan embun yang masih turun dan cuaca pegunungan yang berkabut berendam di kolam air panas sambil menyeruput teh hangat rasanya seolah semua beban masalah hilang menguap bersama uap air…hehe…

Keluar dari kolam rasanya seolah jiwa dan raga disegarkan kembali #halah

Tapi saya serius looh… segarnya itu asli terlihat di wajah seperti baru keluar dari spa. rejuvenated! dan bukan hanya di fisik saja, tapi di hati dan pikiran juga sangat terasa.

Saran saya sih, jika ingin santai sebaiknya pilih pemandian yang tidak terlalu ramai, yang hanya berupa kolam renang air panas dan bukan waterboom. Kecuali jika ingin seru-seruan main air dengan anak-anak. Tapi saya dan keluarga sih lebih menikmati kolam yang tenang dan sepi sehingga kami bisa lebih menikmati moment kehangatan bersama keluarga tanpa banyak gangguan.

Tarif penginapan disini relatif tidak terlalu mahal, karena daerah ini memang belum seramai kawasan Puncak, Lembang dan Ciwidey. Saya sekeluarga menginap di 1 villa 2 kamar tidur 1 kamar mandi tarifnya Rp 600.000 semalam exclude breakfast tapi bisa berendam di kolam sepuasnya.

Mungkin ada juga yang lebih murah dan lebih mahal dari itu, tapi saya waktu itu tidak mencari kemana-mana karena kami kemalaman tiba disana sudah pukul 21.00 jadi villa pertama yang dirasa cocok langsung diambil. Sebelumnya sih sempat melihat-lihat ke penginapan / hotel yang cukup besar dilengkapi waterboom tapi setelah melihat berkeliling koq rasanya agak kumuh dan tidak meyakinkan (entah karena dilihatnya jam 9 malam).

20160917_11253320160917_11255920160917_11263120160917_11263420160917_112648

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s