Ketika Nikmat Dikurangi part.2

Melanjutkan tulisan sebelumnya, aku teruskan cerita perjuanganku selama sebulan ini.

Setelah bertemu dokter spesialis syaraf yang kedua, karena dia baik aku sebutkan saja namanya dr. Maruli. Harapanku kembali timbul, optimis lagi. Aku rutin dan disiplin mengkonsumsi obatnya. Seorang temanku yang berprofesi sebagai perawat juga cerita bahwa ada teman dari temannya pernah terkena penyakit yang sama denganku dan sembuh setelah 2 bulan. Continue reading “Ketika Nikmat Dikurangi part.2”

Advertisements

Ketika Nikmat Dikurangi

Allah swt memang paling tahu kelemahan kita, dan Dia menguji kita tepat di titik itu untuk menguatkannya. Setidaknya kalimat manis itu yang aku gunakan untuk menghibur diri sendiri saat ini.

Sekitar 1 bulan yang lalu, aku merasa ada yang aneh di mata sebelah kiri. kelopak matanya terasa pegal dan kaku, dan keesokan harinya ketika bercermin aku melihat kelopak mata sebelah kiri turun sedikit. Continue reading “Ketika Nikmat Dikurangi”