Kereta Malam Bandung – Solo

Libur telah tiba…yeay waktunya menikmati waktu bersama keluarga tercinta. Karena kakak Mikyal tinggal di pesantren, libur seperti sekarang pastilah sangat istimewa karena Mikyal bisa pulang ke rumah dan penghuni rumah jadi lengkap lagi.

Anak-anak request pengen liburan ke tempat yang agak jauh. Setelah diskusi, akhirnya diputuskan kami akan pergi ke Jogja. Tapi aku punya ide tambahan yaitu menambah liburan kami dengan trip ke kota Solo. Karena aku belum pernah berkunjung ke sana dan juga karena lokasinya yang cukup dekat dengan Jogja.

Buat acara liburan kali ini aku memutuskan gak akan pakai jasa travel agent. Mau nyoba aja ngatur segala keperluan liburan sendiri. Kupikir Jogja kan sudah tidak terlalu asing buat kami sekeluarga dan aku sudah punya list tempat-tempat yang akan dikunjungi. So, mulailah aku hunting tiket pesawat, kereta api, dan juga hotel yang akan dijadikan tempat menginap selama di Jogja.

Untuk keberangkatan kami akan menggunakan kereta api dari Bandung menuju Solo. Sengaja dipilih kereta malam supaya waktunya efisien. Kami bisa beristirahat di kereta api dan esok harinya bisa langsung meng-eksplor Solo seharian.

20170102_193911

Kami berangkat dari rumah menuju Bandung menggunakan mobil, dan paksu sendiri yang akan menyetir. Selama kami pergi mobil dititipkan di parkiran stasiun kota Bandung.

20170102_16583820170102_16585620170102_185038

Kereta api yang kami pakai yaitu kereta api Turangga jurusan Bandung-Surabaya. Kereta berangkat dari stasiun besar kota Bandung pukul 19.30 malam dan diperkirakan tiba di stasiun Balapan Solo keesokan harinya pukul 04.19 pagi.

Keretanya nyaman dan cukup bersih. Juga di tiap seat ada 2 colokan listrik yang bisa digunakan untuk mengisi ulang daya handphone sehingga kita tidak perlu khawatir akan bosan karena kehabisan baterai selama di perjalanan.

20170102_191938-01

Setelah kereta bergerak kurang lebih 1 jam, kami pergi ke gerbong restorasi untuk sekedar makan-makan. Makanannya ada pilihan nasi goreng, bakso, dan mie goreng. Semuanya instan yang dihangatkan di microwave...hehe…ada juga minuman-minuman kemasan dan snack-snack tapi yaaa harganya sedikit lebih mahal dari harga biasa. Kalo gak percaya cek toko sebelah…

Setelah makan-makan, balik lagi ke tempat duduk, atur posisi duduk yang nyaman, pakai selimut, dan siap-siap tidur sambil diiringi musik dari pengeras suara kereta. See you tomorrow at Balapan railway station…zzzz…

Spa Alami di Puncak Darajat, Garut

Pada saat main ke Garut, saya dan keluarga menuju ke satu tempat yang selama ini sering saya dengar dari teman-teman yang berkunjung ke Garut, yaitu Puncak Darajat.

Puncak Darajat mirip dengan daerah Lembang dan Ciwidey di Bandung, merupakan daerah pegunungan yang sejuk dan banyak terdapat perkebunan teh dan sayuran. Hanya bedanya di Darajat terdapat sumber air panas alami di kawahnya. Continue reading “Spa Alami di Puncak Darajat, Garut”

Perjalanan Menyusuri Pantai Selatan Jabar

Tidak ada libur panjang setelah Idul Adha tapi mood sedang ingin liburan bersama keluarga. Jadi pilihannya adalah liburan ke tempat yang tidak terlalu jauh. Kebetulan suami beberapa waktu lalu pernah mengajak pergi ke Garut.

Jadi diputuskanlah bahwa kami akan pergi ke Garut, tapi perjalanannya harus special dan enjoyable gak boleh biasa-biasa aja. Jadi perjalanan ini bukan hanya tentang tujuannya Garut, tapi juga tentang perjalanannya. It’s not about the destination but also about the journey.

Continue reading “Perjalanan Menyusuri Pantai Selatan Jabar”